Dulu main game lebih enak sendiri. Makin lama, perkembangan teknologi game memungkinkan kita bermain dengan beberapa orang sekaligus. Kini dengan adanya perkembangan di dunia game online, main game bareng puluhan orang dari penjuru dunia bukanlah hal yang mustahil.
For your info ya, awal perkembangannya game (video game) diset hanya untuk dimainkan sendiri. Kemunculan game hand held macam Game & Watch yang ringkas dan mudah dibawa-bawa makin mempertegas hal itu.
Sampai sekarang pun format game egoistis macam itu masih dipertahankan beberapa produsen game. Lihat saja Nintendo dengan Game Boy-nya atau penerusnya, Nintendo Dual Screen (Nintendo DS). Malah raksasa game konsol (home video game) PlayStation pun ikutan masuk pasaran dengan mengeluarkan PlayStation Portable, yang lebih dikenal dengan sebutan Sony PSP. Dan jangan lupakan Nokia N-Gage, yang menjadi pelopor ponsel hand held.
Perkembangan hand held gaming sempat redup dengan kehadiran game konsol. Bentuknya yang tidak terlalu besar (setidaknya dibanding arcade game atau mesin video game), tapi kemampuannya setara dengan arcade game. Jeroan game konsol yang lebih oke membuat banyak gamer mulai beralih kepada game konsol.
Dengan hasil gambar yang makin riel, plus banyaknya pilihan game, membuat game konsol maju menjadi raja baru, penguasa peranti keras game. Belum lagi menggunakan game konsol jumlah pemain yang tadinya hanya satu orang bisa bertambah dua sampai delapan orang, tergantung kemampuan mesin konsolnya.
Game Jaringan
Kemampuan memainkan game lebih dari dua orang secara bersamaan membawa tren baru. Sekitar lima tahun lalu booming game center yang mengkhususkan diri kepada game jaringan bikin fenomena sendiri. Game khusus jaringan paling populer saat itu, Counter Strike, membuat hype tersendiri. Begitu banyak kawan kita yang rela begadang sampai pagi di sebuah game center. Selain itu masih ada War Craft, Empire Earth, dan beberapa judul game yang populer dimainkan di game center.
Menggunakan seperangkat komputer personal (PC) yang terhubung satu sama lain, game jaringan memang terlihat sangat mengasyikkan. Bayangkan, dalam game Counter Strike, kita bisa memilih menjadi sebuah tim teroris atau tim antiteroris dan bermain bersama 30 orang secara sekaligus.
Begitu populernya beberapa judul game jaringan, sampai-sampai diadakan olimpiade khusus game jaringan. Misalnya yang terjadi di Mal Taman Anggrek tanggal 4-9 Oktober lalu. Di sana diadakan babak penyisihan untuk World Cyber Game. Pemenang dari kegiatan ini rencananya akan dikirim ke Singapura untuk mengikuti putaran final World Cyber Game. Kabarnya sih buat putaran final kali ini akan diikuti lebih dari 70 negara.
Game online
Kemampuan game jaringan yang memungkinkan puluhan orang bermain sekaligus mulai mendapatkan pesaing ketika game online merebak. Enggak berbeda jauh sama game jaringan, game online memungkinkan kita bermain bersama puluhan orang sekaligus dari berbagai lokasi. Tentu saja pada game online kita diperlukan sambungan internet, untuk melakukan koneksi pada game yang kita mainkan.
Jenis game-nya pun enggak beda jauh dengan game yang biasa kita temukan di konsol atau di pusat game jaringan. Ada yang berjenis strategi, role playing, atau bahkan sports.
Yang masuk game online jenis baru macam ini ada beberapa macam. Sebutlah Ragnarok yang bergenre massive multiplayer online role playing game (MMORPG), Pangya yang bergenre fantasy sport, atau malah Gunbound yang masuk kategori turn based.
Jenis genre macam itu yang kemudian mengotak-ngotakkan beberapa game sehingga punya penggemarnya sendiri. Hal ini yang membedakan dengan game online standar yang jamak dijumpai di situs-situs macam Yahoo atau MSN.
Game online jenis baru sangat membutuhkan ketekunan dan keterampilan, enggak beda dengan game yang ada di konsol atau malah PC. Hal inilah yang membedakan (misalnya) Ragnarok dengan Yahoo Pool, yang ada di situs Yahoo, karena Yahoo Pool enggak membutuhkan ketekunan dalam memainkan game-nya.
Belum lagi game-game online jenis baru itu enggak gratis. Kadang kita harus mengeluarkan uang untuk membeli voucher yang berguna sebagai penambah waktu bermain. Atau malah untuk membeli berbagai macam kebutuhan yang diperlukan karakter yang kita miliki.
Pendidikan
Perkembangan game online enggak hanya memiliki hiburan semata. Xian Online, misalnya, game yang dilisensi oleh BolehGame ini mengajarkan dasar-dasar ilmu ekonomi. Game ini mengajari para pemainnya hal apa saja yang memengaruhi harga suatu barang. Lewat game ini pula kita bisa belajar investasi. Selain itu, ada TS Online, yang mengajak para pemainnya mempelajari sejarah Sam Kok, plus mengasah kepekaan menghadapi suatu masalah.
Selain beberapa game online yang memiliki sifat interaksi langsung, ada juga jenis game online yang didasarkan pada web based. Pada jenis game online macam ini kita tidak berinteraksi langsung dengan karakter kita. Strategi dan ketekunan yang membuat karakter kita semakin kuat. The Crims atau Neopets bisa jadi contoh game dengan web based.
Maraknya perkembangan game online tiga tahun belakangan ini juga berpengaruh terhadap perkembangan komunitas game tersebut. Komunitas pencinta Ragnarok, Gunbound, atau Pangya menjamur.
Lewat komunitas macam itu kita bisa juga bertukar info berbagai macam hal tentang game online favorit. Kayaknya main game bakalan makin seru saja ya?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar